Langsung ke konten utama

Bagaimana Kegiatan Fotografi Saat Musim Pandemi?


Bagi dunia seni apa saja dapat dijadikan obyek atau karya seni. Sama hal nya dengan pandemi Corona yang kini sedang menyapa warga indonesia bahkan dunia dalam tiga bulan terakhir. Hal ini bisa juga menjadi karya seni. Meski dalam kondisi berdiam diri di rumah. Beberapa kantor berita ternama seperti BBC, CNN, Axios, dan The Atlantic, sama-sama menurunkan liputan yang menunjukkan wajah dunia bersama pandemi Corona. Seperti telah diketahui bersama, sejak virus Corona menyerang dunia, terjadi beberapa aktivitas yang dilakukan oleh hampir seluruh warga dunia, dalam waktu yang hampir bersamaan.

Dilansir dari artikel Fotografi di Balik Pandemi edukota.com, beberapa karya yang diangkat diantaranya berupa pengabadian aktivitas penutupan jalan, pembatasan perjalanan, isolasi diri, pembersihan sarana umum, tempat penampungan, hingga pembatalan penerbangan di seluruh dunia. Momen ini rupanya, menarik minat dari para fotografer. Beberapa fotografer dari India, Prancis, Italia, Cina, Australia, Jepang, Indonesia, USA, Korea Selatan, Inggris, hingga Jerman, melakukan beragam aksi untuk mengabadikan beberapa kejadian menarik.

Kebanyakan para fotografer mendokumentasikan ruang publik, ketika beberapa negara melakukan lockdown. Keheningan ruang publik dan ruas jalan yang sepi, tiba-tiba berubah menjadi obyek kamera yang indah. Aneka tempat tujuan wisata dan pusat bisnis, yang dahulunya dipenuhi orang, kini terlihat lebih tenang. Sebuah pemandangan, yang mungkin belum pernah dibayangkan oleh siapapun. Bahkan oleh para penghuninya sendiri.

Momen lain yang berhasil diabadikan, antara lain ketika ada aksi pembelian masker, penutupan kawasan perdagangan, penumpang di bus atau kereta, pasien dan rumah sakit, aksi pengukuran suhu menggunakan Thermo Gun, ritual keagamaan, aksi pengamen jalanan, ruang perkantoran, pusat keramaian, kondisi sekolah, hingga petugas keamanan yang sedang menyusuri kota.

Alusia Ikabela Yashinta / 152010683022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surabaya North Quay, Wisata Pesiar Lokal Rasa Internasional!

 Hi Traveler! Surabaya menjadi kota besar yang sering menjadi tempat tujuan wisata. Berbagai tempat belanja dari tradisional hingga modern ada di Ibukota Jawa Timur ini. Salah satunya adalah Surabaya North Quay atau yang biasa disingkat dengan SNQ. Surabaya North Quay berlokasi di Pelabuhan Tanjung Perak, Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya Timur, Jawa Timur. Tepatnya berada di lantai 3 area pelabuhan Pelindo 3. Surabaya North Quay (SNQ) beroperasi sejak tahun 2016. Sebelumnya, SNQ adalah terminal bagi kapal pesiar mewah yang bersandar. Namun, tempat ini sengaja dibenahi supaya dapat menjadi tempat wisata bagi warga Surabaya dan sekitarnya. Bahkan, tak sedikit yang berasal dari luar daerah yang penasaran ingin melihat lautan lepas dari dekat dan kapal pesiar mewah yang sedang bersandar, menikmati keindahan sunset dengan suguhan pemandangan Selat Madura, Jembatan Suramadu, serta aktivitas lalu – lalang kapal di pelabuhan Tanjung Perak dan hal inilah yang menjadi daya...

Surga Tersembunyi Di Kabupaten Ende, NTT

Hi Traveler! Bukit Liaga adalah surga tersembunyi yang berada di desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Belum banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata bukit yang eksotik  ini. Karena memang, tempatnya yang agak terpencil dan belum begitu banyak dijamah pengunjung. Sekitar dua tahun terakhir ini mulai ramai berdatangan wisatawan lokal dari berbagai daerah maupun luar daerah, bahkan beberapa dari luar negeri sudah mengunjungi tempat ini. facebook.com/@erwinyuan Bukit Liaga menawarkan pesona khas perbukitan yang berdempetan dengan laut Flores. Dari atas bukit Liaga, wisatawan bisa menikmati keindahan Pantai Bele dan Aewa. Latar elok itu sangat cocok bagi wisatawan yang suka berfoto dan mencari spot Instagramable. Untuk mencapai puncak Bukit Liaga yang memesona, wisatawan harus berjalan kaki. Rasa letih saat berjalan akan terbayar dengan pesona Bukit Liaga. Saat dijalan menuju kaki Bukit Liaga, wisatawan bisa menikmati keindahan pantai. Apalagi, saat wisatawan mel...

Mengenal Fauna-Fauna Langka di Nusa Tenggara Timur

Hi Traveler! Nusa Tenggara Timur memiliki berbagai macam fauna khas yang dilindungi karena angka kepunahannya di Indonesia saat ini menjadi cukup tinggi akibat aktivitas perburuan liar dan hilangnya habitat asli. Selain Komodo, terdapat Tikus Raksasa Flores dan Elang Flores loh! Yuk simak lengkapnya. komodo yang sedang berjemur Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 meter. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia sehingga pemerintah Indonesia memasukkan kom...